Monday, July 29, 2013

10 Software Untuk Belajar Desain Arsitektur

10 Software Untuk Belajar Desain Arsitektur

Arham Vhy - Perkembangan dunia Arsitektur tidak luput dari kecanggihan teknologi, dan salah satu bidang yang membantu memperlancar proyek Konstruksi di Dunia adalah Software. Ada beberapa Software yang sering digunakan dalam Dunia konstruksi di Dunia termasuk di Indonesia. Dan berikut ini adalah 10 Jenis Software yang sering digunakan dalam Dunia Arsitektur dan Konstruksi di Indonesia.

1. AutoCad
AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia. AutoCAD digunakan oleh insinyur sipil, land developers/planner, arsitek, insinyur mesin, desainer interior dan lain-lain. Baca10 Kesalahan Umum Pengguna AutoCAD.

2. 3d Studio max
3d Studio max atau sering disebut dengan 3dmax, merupakan produk lain dari Autodesk yang banyak digunakan di Seluruh Dunia. Produk ini sering digunakan sebagai software animasi baik animasi Aristektur maupun grafis seperti animasi film. Software ini Sanfat Familiar di Indonesia dan penggunanya pun relatif banyak mulai dariprofesional Arsitek hinggadesainer Grafis.

3. Google SketchUp
Google pun tak kalah produktif dari beberapa perusahaan di atas, Produk yang satu ini menjadi primadona baru dalam duniaArsitektur di dunia, karena kemudahan penggunaan dan fasilitas yang diberikan sangat banyak, dari mulai akses langsung kegoogle maps hingga kita bisa mengambil foto view lokasi langsung secara online dengan menggunakan satelite, Namun fasilitas tersebut masih terbatas di wilayah eropa. Google SkethUp memiliki fasilitas Gudang Gambar 3d atau sering disebut 3d Warehouse yang menyediakan beberapa Library desain 3D yang berasal dari pengguna Google sketchUp lain di seluruh dunia dan dapat di download secara langsung pada fasilitas component google.

4. ArchiCAD
Produk ini memiliki kesamaan sistem dengan revit. namun untuk masalah rendering sistem masih jauh berbeda dengan revit. Produk unggulan Graphisoft ini banyak digunakan dibeberapa Konsultan di Indonesia, karena dari segi dimensional telah sesuai dengan standar dimensi diIndonesia, sehingga mereka lebih memilih produk ini dibandingkan revit yang belum memuliki fasilitas dimensional dalam Negeri.

5. Lumion
Lumion adalah alat visualisasi untuk real-time membuat film 3Ddan masih gambar awal, arsitektur dan desain. Anda juga dapat memberikan animasi. Lumion menawarkan grafis yang sangat baik dikombinasikan dengan alur kerja cepat dan efisien, menghemat waktu, tenaga dan uang. Lumion set up adegan menggunakan antarmuka berbasis GPUdan penuh 3D real-time editing. Ini menyediakan untuk penciptaan lansekap, pengaturan siang hari, matahari, langit, awan dan air. Rendering sangat optimal membuat menambahkan ton konten untuk adegan se 3D mungkin.

6. Rhinoceros
Produk Modelling 3D ini sering digunakan oleh perusahaan Arsitektur terkenal di Dunia terutama untuk membuat desain bangunan yang unik-unik, seperti Bangunan karya Zaha Hadid. Kabarnya produk ini selalu aktif digunakan pada perusahaan Konsultan Zaha Hadid sebagai software modelling 3D.

7. Tekla
Software Tekla merupakan revolusi baru dalam bidang rekayasa struktur yang memiliki beberapa keunggulan dibanding program aplikasi lainnya, Keunggulan Software Tekla antara lain yaitu terintegrasinya kegiatan pemodelan, analisis dan desain struktur dengan detailing yang lebih detail, bill quantity, sequence pekerjaan sampai dengan kegiatan schedullling bahkan dapat digabungkan dengan software lainnya seperti perencanaan produksi, sumber daya, sistem otomatisasi mesin, dsb. Sehingga kegiatan AEC (architect, engineering, construction) terintegrasi dalam satu pemodelan yang dapat diakses secara real time.

8. AsileFX LWCAD
Aplikasi yang digunakan untuk mendalami bidang arsitektur. AsileFX LWCAD mempunyai toolset untuk membangun apartemen dan gedung-gedung, bangunan mulai dari lantai dasar sampai dengan ruangan-ruangan di dalamnya dengan mudah. Intinya adalah program software ini amat dibutuhkan oleh arsitek yang ingin belajar arsitektur melalui program arsitektur 3D dengan tool-tool yang sangat lengkap.

9. Artlantis Studio
Artlantis Studio program 3D architectural design ini hampir menyerupai google sketchUp, Namun lebih unggul dari masalah rendering environtment, Jika SketchUp harus menggunakan plugins rendering vray untuk menghasilkan rendering yang baik. tapi untuk produk ini tidak harus menggunakan plugins, karena Artlantis sendiri merupakansoftware modeling sekaligus.

10. Chief Architect
Produk ini memang tidak begitu terkenal di Indonesia, Namun dari segi kemudahan dalam penggunaannya bisa di katakan relatif mudah, Namun hasil rendering masih kurang baik dibandingkan produk autodesk. keunggulan produk ini adalah dalam penggunaannya yang lebih simple dan tidak banyak perintah yang harus dimasukan, dan fasilitaslibrarynya lumayan banyak.

Bonus:


Revit Architecture
Salah satu produk lainnya dari Autodesk adalah Revit, Revit terdiri dari beberapa jenis diantaranya Revit Architecture dan Revit Structure. Produk Autodesk yang satu ini dapat dikatakan sebagai produk gabungan dari AutoCad dan 3dMax, karena Produk ini bisa membuat tampilan 2D dan 3D secara bersamaan.

Dengan fasilitas gabungan tersebut, maka Revit memiliki tingkat kecepatan dalam kinerja lebih tinggi dari yang lainnya, Namun untuk masalah Detailling tergantung dari pemakai. untuk rendering dalam revit tidak terlalu bagus, sehigga kebanyakan dari mereka (pengguna) selalu meng-eksport hasil produk 3D revit tersebut kedalam 3d max untuk menghasilkan produk animasi yang baik.(Kaskus)

Follow twitter @arhamvhy dan gabung komunitas Arham Vhy di facebook.
Download aplikasi Arham Vhy untuk Android. Gratis!

4 Comments so far

  1. info ini cukup unik dan baik untuk di baca keseluruhannya.

    ReplyDelete
  2. ternyata banyak jg software utk bikin gambar 3D...trims mas broo

    ReplyDelete
  3. yg paling ringan tapi bagus yg mna gan ? sya pake lumion ga empan nih.terlalu berat

    ReplyDelete